Selamat Datang di Blog Java Bean

Java Bean, Sari Bubuk Kacang Hijau dan Kedelai Instant

0 komentar



Java Bean adalah hasil pengolahan kacang kedelai pilihan dan kacang hijau pilihan yang telah diolah secara higienis dan alami sehingga didapat kandungan gizi yang cukup tinggi, rendah lemak, rendah kolesterol, bebas laktosa dan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam prosesnya, kulit dan biji yang pecah telah disisihkan, sehingga diperoleh bubuk kedelai dan kacang hijau yang berkualitas, enak, dan tidak langu. Java Bean bisa diberikan pada bayi sebagai asupan gizi tambahan setelah ASI. Java Bean juga cocok untuk mereka yang alergi susu sapi.

Kacang kedelai dan kacang hijau juga mengandung asam amino, lesitin, isoflavon, saponin, dan vitamin E, nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena mampu memenuhi kebutuhan akan protein, anti oksidan yang mampu menurunkan resiko kanker, serta dapat mengurangi penuaan kulit, sehingga membuat kulit awet muda.

Mengingat kandungan gizi dan manfaatnya untuk kesehatan, biasakanlah mengkonsumsi kedelai dan kacang hijau setiap hari. Java Bean dapat memenuhi kebutuhan kedelai dan kacang hijau. Praktis, tinggal seduh dengan air dingin/ hangat (sesuai selera), atau dijadikan bahan baku makanan bergizi, seperti dessert, kue basah, minuman modern ala cafe, dan lain-lain.

Java Bean dijamin 100% alami dan halal, tidak mengandung pengawet, pewarna, pemanis dan bahan aditif sintetis lainnya, sesuai slogan kami, "SALEH" - Sehat, Alami, Lezat, dan Halal.

Harga :
Untuk pembelian eceran:
- Java Bean Kedelai Rp. 22.000 / dus @200 gr.
- Java Bean Kacang Hijau/Plus+ Rp. 25.000 / dus @200 gr.
* Harga belum termasuk ongkos kirim
** Untuk mendapatkan harga agen, harap mendaftarkan dulu via e-mail ke hanum.rachmawati@gmail.com

Label:
Tampilkan postingan dengan label kacang hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kacang hijau. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Agustus 2010

Testimoni Konsumen Java Bean Plus+

0 komentar

Pagi itu, Agustus 2010, setelah acara pengajian yang saya ikuti baru ditutup, telephon seluler saya berbunyi. Setelah saya terima ternyata dari Bu Kulsum, salah satu pelanggan yang baru merasakan minuman Java Bean kurang lebih 1 mingguan. Singkat kata saya segera pulang dan menemui tamu tersebut. Beliau datang berdua dan banyak bercerita tentang pengalamannya setelah minum Java Bean Plus+.

Salah satu ceritanya tentang putranya yang hobby olah raga tennis, belakangan mengeluh nyeri di bagian lutut. Ketika Bu Kulsum membawa pulang Java Bean Plus+, putranya menyambut gembira. Pada waktu itu dia hanya senang karena ada tambahan nutrisi, lesitin, protein dan vitamin B. Dengan semangat ia meminum Java Bean. Setelah merasakan rasanya yang enak semakin rajin meminumnya tanpa harus dibuatkan atau disuruh ibunya.

Selang beberapa hari, putra Bu Kulsum bercerita kalau berangsur-angsur nyeri di lututnya mereda. Bu Kulsum menyambut berita tersebut dengan senang. Esoknya dia membawa berita bahagia tersebut kepada teman sekantornya sekaligus sahabatnya, yaitu Bu Eli. Bu Eli ikut senang mendengar berita baik tersebut, karena beberapa minggu belakangan Bu Kulsum sering curhat masalah nyeri lutut pada putranya, sedangkan putranya sendiri tidak mau disuruh berhenti dulu olah raga tennis. Bu Eli bertanya ingin tahu obat apa yang dikonsumsi putra Bu Kulsum. Bu Kulsum menggelengkan kepala, merasa tidak ada obat atau suplemen yang diberikan kepada putranya, karena putranya paling enggan diajak ke dokter dan minum obat.

Karena penasaran kedua sahabat tersebut mencari-cari apa yang dikonsumsi putranya sehingga cepat sehat kembali. Mereka akhirnya ingat minuman tambahan yang semingguan ini mereka beli bersama di pameran. Java Bean Plus+, minuman sehat sari kedelai dan kacang hijau. Bu Eli juga bercerita kalau dia sendiri merasakan manfaatnya minum Java Bean Plus+. Bu Kulsum membenarkan karena putranya tersebut suka sekali minum Java Bean, tidak harus disuruh malah membuat sendiri katanya enak dan membuat gak capai waktu tennis.

Akhirnya mereka memutuskan untuk minum secara rutin dan ingin jadi pelanggan tetap. Bu Kulsum memutuskan menghubungi langsung dan silaturrahmi ke produsen Java Bean, yaitu Indo Natura, Jl Bandeng Raya No I-09, Minomartani, Sleman, DIY, sekalian membelikan titipan teman-teman untuk produk Java Bean, Minuman Sehat Keluarga Bahagia. Subhanallah dan Alhamdulillah... ucapan yang selalu mereka ucapkan atas anugerah ini. Semoga bermanfaat.

Jumat, 21 Mei 2010

Kacang Hijau sangat Bermanfaat untuk Bayi

0 komentar

Kacang Hijau Bukan Sekadar Penambah Darah

Anda tentu sudah sangat mengenal manfaat kacang hijau. Kacang yang diperkirakan berasal dari India ini umumnya digunakan untuk menambah darah. Namun, ternyata masih banyak manfaat lain dari kacang hijau, seperti tingginya karbohidrat dan protein, hingga mengobati saluran pencernaan.

Manfaat terbesar dari kacang hijau terletak pada kandungan karbohidrat yang mencapai lebih dari 55 persen. Biji kacang yang mengandung gula, serat, dan pati, dengan daya cerna mencapai 99,8 persen, membuatnya menjadi makanan "favorit" bayi yang belum mampu mencerna makanan dengan baik. Selain itu, karbohidrat alaminya pun sudah terbukti bagus untuk menunjang penambahan sel-sel darah merah.

Komponen kedua yang terkandung dalam kacang hijau adalah protein. Jumlahnya mencapai 24 persen dengan protein kaya kandungan asam amino leusin, arginin, isoleusin, valin, dan lisin. Bagi Anda yang bermasalah dengan rambut, mengkonsumsi kacang hijau bisa menjadi pilihan rutinitas mulai saat ini, karena asupan protein yang cukup sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan rambut.

Bagi Anda yang perlu menguatkan tulang tanpa menerima asupan lemak berlebih, konsumsi daging bisa dikonversi sebagian menjadi kacang hijau. Hal ini karena kulit biji kacang hijau mengandung kalsium tinggi, tetapi rendah lemak. Lemak kacang hijau sendiri terdiri dari 73 persen asam lemak tak jenuh, dan hanya 27 persen mengandung asam lemak jenuh, sehingga akan berguna untuk menjaga kesehatan jantung.

Vitamin B1

Setelah memiliki nutrisi yang baik, kacang hijau sendiri kerap disarankan para dokter karena banyak mengandung thiamin (B1), selain juga memiliki riboflavin (B2), dan niasin (B3). Bagi konsumsi bayi Anda, vitamin B1 ditemukan bermanfaat bagi pertumbuhan, setelah sebelumnya digunakan sebagai vitamin anti beri-beri.

Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat. Hal ini membuat proses pencernaan makanan menjadi sulit, sehingga makanan seringkali tidak dapat diserap dengan baik. Kesalahan penggunaan atau defisiensi vitamin B1 tersebut, ternyata dapat ditanggulangi oleh kacang hijau. Selain berfungsi untuk memperbaiki saluran pencernaan, nafsu makan Anda pun akan ikut bertambah.

Jadi, mulailah masukkan kacang hijau dalam menu bayi Anda !


Minggu, 16 Mei 2010

Kandungan Nutrisi Kacang Hijau

1 komentar
Kacang hijau termasuk dalam golongan polong-polongan, berbeda dengan jenis kacang-kacangan. Di Indonesia, kacang hijau sudah sangat familiar. Berbagai makanan seperti onde-onde, kolak, bubur dapat terbuat dari kacang hijau. Yang lebih istimewa kacang hijau dapat dijadikan tepung biji kacang hijau atau yang biasa disebut tepung hunkwe. Tepung hunkwe digunakan dalam pembuatan berbagai jenis kue, es krim tradisional, dan mie soun. Kacang hijau juga sangat mudah berkecambah, kecambah kacang hijau biasa kita kenal dengan tauge. Kacang hijau dalam bentuk kecambah mengandung enzim-enzim aktif salah satunya amilase yang membantu dalam metabolisme karbohidrat. Selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi Kacang Hijau

  • Tinggi protein
    Kacang hijau merupakan sumber alternatif protein nabati. Kacang hijau mengandung protein tinggi sebanyak 7 gr/100 gr. Protein yang terkandung memiliki asam amino lengkap. Protein pada kecambah kacang hijau sudah berkurang jumlahnya yaitu hanya 3 gr/100 gr, tetapi asam aminonya sebagian dalam bentuk bebas yang cepat diserap tubuh.
  • Tinggi kandungan serat
    Kacang hijau memiliki kandungan serat yang tinggi sekitar 7,6 gr/100 gr. Kandungan serat ini mencukupi kebutuhan serat harian Anda sebesar 30%. Serat berguna untuk membantu melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi.
  • Rendah karbohidrat
    Karbohidrat yang terkandung dalam kacang hijau adalah 19 gr/100 gr. Cukup rendah dan baik untuk dikonsumsi dalam program diet maupun program muscle building
  • Mengandung asam lemak esensial
    Asam lemak esensial yang terkandung dalam kacang hijau adalah omega-3 (0,9 mg/100 gr) dan omega-6 (119 mg/100 gr). Omega 3 merupakan asam lemak yang berguna untuk menurunkan kolesterol dalam darah.
  • Rendah lemak
    Sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik, sebab kacang hijau hampir tidak mengandung lemak.
  • Kaya vitamin
    Kacang hijau mengandung asam folat dan vitamin B1 (thiamin) yang tinggi. Asam folat sebanyak 159 µg/100 gr dan thiamin sebesar 0,2 mg/100 gr. Selain itu juga kaya vitamin B lain, seperti riboflavin, B6, asam pantothenat, serta niasin. Vitamin yang terkandung didalamnya membantu meningkatkan energi dan metabolisme.
  • Kaya mineral
    Kacang hijau kaya akan mineral, dalam 100 gramnya mengandung seperti potasium (266 mg), phosphorus (99 mg), manganese (48 mg), kalsium (27 mg), magnesium (0,3 mg), besi (1,4 mg), zinc (0,8 mg), selenium (2,5 µg).
  • Kaya enzim aktif
    Kacang hijau yang sedang dalam masa perkecambahan. Kaya akan enzim aktif seperti amilase yang meningkatkan penyerapan dan pembentukan energi. Enzim ini rusak pada suhu diatas 400 C, hindari pemanasan dengan suhu tinggi.
  • Kaya antioksidan
    Kecambah kacang hijau memiliki kandungan fitosterol (15 mg/100 gr) yang berfungsi sebagai antioksidan.

Manfaat Kacang Hijau

  • Pertumbuhan dan pembentukan sel-sel baru
    Kacang hijau mengandung protein lengkap yang membantu pembentukan sel-sel tubuh, yaitu sel-sel organ, otot, dan otak
  • Meningkatkan penyerapan nutrisi
    Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik. Pada kecambah kacang hijau mengandung enzim-enzim aktif yang meningkatkan penyerapan nutrisi dan metabolisme tubuh.
  • Memperbaiki saluran pencernaan dan mencegah konstipasi
    Kacang hijau mengandung serat tinggi yang berfungsi membersihkan saluran pencernaan, meningkatkan gerak peristaltik usus sehingga mengurangi waktu kotoran menumpuk didalam usus, serat juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
  • Sumber energi
    Vitamin B kompleks bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Vitamin B merupakan bagian dari enzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B tubuh akan mengalami kesulitan dalam mencerna karbohidrat.
  • Membantu penyerapan protein di dalam tubuh
    Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.
  • Memaksimalkan kerja sistem syaraf
    Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu salah satu penyebabnya adalah pencernaan karbohidrat yang terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang kurang mengkonsumsi vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala tidak mampu memusatkan pikiran dan kurang bersemangat.
  • Membantu pembentukan sel-sel tulang
    Kacang hijau mengandung kalsium dan phosphor untuk regenerasi sel-sel tulang dan gigi.
  • Sebagai antioksidan
    Kacang hijau dan kecambahnya mengandung zat antioksidan untuk mencegah penuaan dini dan berbagai penyakit degeratif. Selain itu pula mengandung mineral selenium yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah kanker.
  • Meningkatkan keaktifan fisiologi tubuh
    Mineral-mineral yang terkandung dalam kacang hijau berperan dalam meningkatkan keseimbangan enzim-enzim dalam tubuh. Mineral besi berfungsi menghasilkan sel darah merah, mencegah anemia darah. Zinc membantu membentuk keseimbangan hormon & sistem kelenjar. Manganese sebagai pendukung kerja enzim yang mencerna karbohidrat.

(Dari berbagai sumber)

Mung Beans are:

  • Low in Saturated Fat, Sodium, and Cholesterol
  • High in Dietary Fiber, Vitamin C, Vitamin K, Riboflavin, Folate, Copper, Manganese, Protein, Thiamin, Niacin, Vitamin B6, Pantothenic Acid, Iron, Magnesium, Phosphorus and Potassium

The nutritional value of mung beans makes them ideal for:

  • Weight loss
  • Maintaining optimum health

Don’t include too many mung beans in your diet if you’re interested in:

  • Weight gain

(Sumber : http://www.great-workout.com/nutrition/vegetables/mung-beans-nutrition-facts.cfm)